Selasa, 16 Desember 2014

SPBU 54-68411 Rogojampi Banyuwangi



Spbu dengan luas sekitar 1.400m2 ini mempunyai omzet yang besar untuk ukuran daerah. Perkenalan sayapun cukup unik dengan Bapak Danni D Hidayat sebagai pengusahanya. Beliau tinggal di Jerman, tapi selalu update terhadap blog saya, sehingga kalau sudah pulang ke Indonesia, mau konsultasi kepada saya tentang usaha spbu nya yang tidak pernah untung. Perintah pertama yang diberikan kepada saya adalah audit spbu. Dan setelah diaudit, spbu tersebut diserahkan operasionalnya kepada saya sepenuhnya. Perjanjian kerjasamapun dibuat. Seminggu saya operasionalkan, Alhamdulillah saya sudah bisa membuat prediksi keuntungan diakhir bulan, dan saya membuat laporan kepada Pengusaha. Tepat  sebulan berjalan, keuntunganpun sudah langsung bisa diambil pengusahanya. Beliau kaget, KOK BISA???

  1.  Lakukan pengawasan melekat kepada karywan, keluhan, saran dan kritik kita dengarkan. hasilnya sungguh luar biasa. Tanggung jawab dan kewajiban baik pengusaha maupun karyawan terakomodasi dengan baik, sehingga hasilnya maksimal. Mandat Pengusaha, kalau bisa di bina pak, kalau tidak bisa ya dibinasakan.
  2. Lakukan pembenahan atau renovasi kecil2an untuk membuat penampilan spbu semakin kinclong.
  3. Lakukan koordinasi kepada seluruh komponen yang berhubungan dengan operasional spbu, Pertamina, Depot, Layanan Jual, Transportir, Sopir, bahkan Kepolisian dan perangkat desa diperlukan untuk melanggengkan operasional spbu.
  4. Standarisasi operasional PASTIPAS beserta sarana dan prasarananya sehingga tercapai slogan yang baru yaitu PASTIPUAS.
  5. Pertahankan irama kerja yang sudah berjalan dengan mempererat tali silaturahim dengan semua karyawan dengan adanya program-program tambahan.
Berkat sentuhan tangan dingin dari saya dan rekan, pengusaha berencana untuk membuat spbu baru. Subhanalloh.... Amien YRA. 

Demikian tambahan pekerjaan baru di Banyuwangi, semoga bermanfaat untuk pengusaha2 yang lain. Salam SUKSES!!!

Senin, 19 Mei 2014

Audit Internal SPBU



Pengusaha SPBU (pompa bensin) yang saya kenal hampir rata-rata memilki lebih dari satu SPBU, karena berkembangnya usaha dengan baik. Pada saat merintis usaha SPBU, pengusaha cenderung 24 jam memonitor dan menjalankan operasional sendiri SPBU (pompa bensin) ini. Seiring dengan berjalannya waktu, usaha SPBU (pompa bensin) mulai diwariskan kepada anak-anaknya. Tidak sedikit dari usaha yang dirintis dengan curahan keringat, pikiran dan tenaga itu akhirnya terjual. Ada yang berpindah bisnis lain, ada pula yang memang kurang memahami operasional SPBU.  Padahal usaha SPBU ini menurut saya adalah usaha yang sangat mudah dikelola. Berbekal kalkulator saja mestinya SPBU tersebut tidak harus lepas dari genggaman.

Dengan ulasan diatas, kami menawarkan jasa audit internal SPBU serta memberikan metode atau cara terbaik dalam pengoperasionalan unit usaha SPBU.

Adapun hal-hal yang menjadikan SPBU harus dilakukan audit internal adalah sebagai berikut :

1.       Penyusutan yang tiba- tiba besar diluar kebiasaan
2.       Penurunan omzet penjualan
3.       Kegagalan audit PastiPas
4.       Biaya Operasional yang besar, dan
5.       Menurunnya kinerja karyawan

Audit internal ini rata-rata kami lakukan dalam waktu antara 2 minggu sd 3 minggu, paling lambat 1 bulan. Akan tetapi kecenderungan yang ada, setelah kami lakukan audit dan memberikan cara-cara terbaik untuk operasional SPBU, kami malahan mendapatkan kepercayaan dan di perpanjang kerjasamanya antara 1 tahun sampai dengan batas waktu yang tidak bisa ditentukan.

Dengan mengucap Bismillahirohmannirohim, insya Alloh masalah diatas akan kami selesaikan dengan cepat, tepat, cerdas dan memuaskan. Salam Sukses!!!

Senin, 03 Februari 2014

BEBERAPA TIPS PEMILIHAN LOKASI/TANAH UNTUK SPBU BARU


Halo… dengan Pak Munaji, betul Pak…, dengan Bapak siapa saya bicara? dengan Bapak X… bisakah Pak Munaji mengurus perizinan spbu untuk tanah saya yang berada di lokasi… Insya Alloh bisa Pak… tapi mesti saya survey dulu lokasi nya. Setelah di cek dilapangan, ternyata lokasi tanah tersebut tidak mungkin untuk dibuat spbu, dengan berbagai pertimbangan yang ada. Inilah sepenggal komunikasi saya dengan BANYAK calon pengusaha spbu yang rata-rata awam terhadap bisnis spbu.
Disini coba akan saya sampaikan beberapa masukan untuk calon pengusaha dalam menentukan lokasi atau tanah yang akan dipergunakan untuk usaha  spbu:
      1. Usahakan lokasinya berdekatan dengan pemukiman penduduk.
Ø  omzet akan stabil dan cenderung naik setiap tahunnya
      2. Harga jangan sampai diatas Rp. 1 jt/m2
Ø  biar nilai investasinya masih terjangkau
    3. Jangan mencari kemewahan dengan lokasi dijalan utama /jalur luar kota/ jalur lintas, carilah yang dekat pertigaan/perempatan yang menuju beberapa lokasi perumahan/pemukiman penduduk.
Ø  kalau ada pendirian spbu baru di sepanjang jalur spbu anda, pasti omzetnya langsung turun drastis.
    4. Kalau sudah ada spbu disekitar lokasi/tanah yang diinginkan, usahakan seberangan jalan dan dirtengah2 antara kedua spbu serta  ada jarak minimal 5 km sd 10 km (untuk luar jawa)  dan carilah perkiraan omzet spbu tersebut.
Ø  setelah ketemu omzet kedua spbu tersebut, lalu bagi 3, itulah perkiraan omzet spbu yang akan didirikan, dan minimal idealnya adalah jumlah kedua omzet spbu 60 KL/hari, dibagi 3 ketemu 20KL/hari.
    5. Carilah tanah yang sudah rata dan bukan tanah sawah agar tidak perlu tambahan biaya untuk urugan dan perubahan peruntukannya.
Ø  usahakan juga jangan dekat dengan tikungan, dan saat disurvey Pertamina akan langsung mendapatkan lampu hijau.
     6. Mainlah ke Pemda, tanyakan ke dinas tata kota, peruntukan tanah yang dikehendaki.
Ø  jangan sampai sudah terlanjur dibeli tanahnya, malahan peruntukannya untuk taman, sehingga tanah tersebut tidak bisa dibangun.
     7. Terakhir, pastikan tanah tersebut tidak sengketa.
Ø  BPN pasti bisa menjelaskan kalau memang tanah tersebut dalam masalah.
Demikianlah informasi untuk pemilihan lahan atau lokasi tanah spbu, bagi calon pengusaha spbu. Semoga bermanfaat… sukses buat kita semuanya!!!

Jumat, 30 Agustus 2013

Akupuntur SPBU



Kami adalah kumpulan profesional muda yang  memahami seluk beluk SPBU (perizinan, pembangunan dan operasional) lebih baik dibandingkan dengan karyawan yang Bapak/Ibu Pengusaha SPBU miliki. Losses, Audit PastiPas ataupun Audit Internal SPBU kami siap melayani. NGGAK PERCAYA? silahkan buktikan dan hubungi Munaji di 0813.85000.471 atau pin BB 27E67A55. Terima kasih.

Jumat, 22 Maret 2013

SPBU Mudah untuk Diwariskan



1.      Apakah Anda pemilik show room mobil bekas,
2.      Apakah Anda kontraktor,
3.      Apakah Anda pengusaha hotel,
4.      Apakah Anda pejabat,
5.      Apakah Anda pengusaha perkebunan,
6.      Apakah Anda punya duit lebih (deposito),

-          Pengusaha showroom mobil bekas setelah diwariskan kepada anak biasanya cenderung merosot penjualan dan lain sebagainya, ini dikarenakan anak belum tentu memiliki talenta untuk meng’kir’ mobil sesuai dengan orang tuanya. Sehingga akan sulit untuk diwariskan usaha ini. (memang ada beberapa yang justru lebih sukses dari orang tuanya).

-          Kontraktor yang membangun ataupun mendesain rumah dan gedung dikerjakan oleh orang tuanya, akan berbeda dengan style yang dimiliki oleh anaknya, sehingga, customer akan merasakan sentuhan yang berbeda pula. Belum lagi kathebelece yang dikeluarkan apabila itu menyangkut proyek pemerintah. Sehingga usaha inipun akan sulit diwariskan.

-          Untuk pengusaha perhotelan yang memerlukan modal sama dengan satu sampai dengan tiga spbu, pastilah hotelnya ada dipinggiran. Dan marketingnya apabila tidak mumpuni, pasti akan gulung tikar sebelum usaha ini diwariskan. Dan untuk hotel dipinggiran, akan identik dengan hal-hal yang negative. Jadi, akan sama juga usaha ini sulit untuk diwariskan.

-          Disaat masih sebagai Pejabat pemerintahan, kita selalu disorot mengenai harta kekayaannya. Jadi menurut saya, alangkah lebih baik apabila bisa berinvestasi yang tepat. Dan tentunya, sangat jelas tidak ada pejabat kok warisan.

-          Saat ini untuk usaha perkebunan skala menengah dan kecil, sulit bersaing dengan pengusaha yang memang sudah menguasai dari hulu sampai hilir. Mulai tanah milik sendiri, benih menyemai sendiri, menanam dikerjakan sendiri, panen dan diangkut dengan kendaraan sendiri, Bahkan sampai penjualannya ditangani perusahaan sendiri. Jadi, akan sulit bersaing untuk berkembang dan cenderung tergantung dengan orang lain. Inipun pastinya juga sulit untuk diwariskan.

-          Deposito memang aman, tapi bila kita men'deposito'kan Rp. 10 M dengan asumsi bunga 8% setahun mendapatkan keuntungan tidak akan lebih dari Rp. 53 jtan setiap bulan. Sedangkan untuk jangka waktu 20 tahun, duit Rp. 10 M, tetap saja nilainya Rp. 10 M. Berbeda dengan SPBU, kalau pemilihan lokasi tepat, sebulan pasti bisa diatas Rp. 53 jt. untuk investasi tanah sudah jelas naik, dan yang pasti amal kita dalam membuka lapangan pekerjaan sebagai bekal di akherat nanti.